Pengetahuan-Saya

Andai saja


Maria, Februari, Maret, April sudah berlalu tanpamu. Aku masih berandai-andai kalau kamu masih di bumi fana. Ada banyak hal yang perlu kamu komentari. Ada banyak peristiwa menggemaskan selama 3 bulan terakhir. Tanpamu pun aku dapat menebak apa yang akan kamu katakan. Tapi aku perlu mendengarnya darimu, dengan gayamu. 

Aku perlu ruang aman. Bukan karena aku sedih atau marah. Aku hanya ingin bicara. Biasanya kamu akan mensintesiskannya. Lalu aku akan diam termenung. Lalu aku akan berada 2 sampai 3 jam di bus dalam perjalanan kembali ke Malang. Waktu itu yang aku gunakan untuk mengendapkan pembicaraan kita.

Tanpamu, aku tidak punya tujuan di Surabaya. Denganmu, Surabaya-Malang menjadi perjalanan menyenangkan. Selalu ada yang aku bawa sebagai buah tangan dan buah pikiran.

Kadang aku merasa ragu menjadi aktivis hak perempuan. Harus sekeras apa aku? Harus setangguh apa aku? Eh, rupanya aku sendiri yang memutuskan dan itu bagian dari perjuanganku sebagai perempuan. Karena pelabelan tidak hanya dari laki-laki tapi juga dari sesama perempuan.

Bertemu denganmu serasa ikut terapi. 6 jam perjalanan pun aku lalui untuk itu. Perjalananmu bersamaku belum berakhir karena pemikiranmu terus bergerak di alam fana.

29 Mei 2017

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s