Pengalaman-Saya

Pengalaman mencetak di Beliken Gundaling


Minggu lalu aku mencari tempat untuk membuat stempel usaha dengan bahan trodat. Setelah mencari di Dramaga tidak ketemu, aku meluncur ke Beliken Gundaling di dekat Pasar Gunung Batu, Bogor. Lumayan jauh dari rumah dan cuaca hujan deras, tapi demi kualitas yang bagus, aku jalani.

Sampai di sana, antrian tidak panjang. Tidak lama menunggu, nomorku dipanggil. Aku dilayani oleh seorang pemuda yang berusia sekitar awal 20 tahun. Kelihatannya dia tidak begitu pengalaman. Kemudian kami memulai percakapan. Aku sampaikan niatku untuk mencetak stempal dan aku membawa berkasnya. Si petugas meminta sebaiknya jangan file jpg tetapi berbentuk Corel. Wah, setahuku Corel adalah aplikasi berbayar dan aku tidak punya aplikasi ini, bahkan bajakannya juga tidak. Aku juga memakai sistem operasi open source di laptop. Selama pengalaman mencetak, aku juga jarang membawa berkas desain aslinya, hanya JPG atau bahkan PNG. Selama itu pula tidak ada masalah. Aku punya ekspetasi yang sama di Gundaling.

Namun, si petugas belia ini kelihatan agak enggan mengedit berkas JPG yang aku bawa. Dia lihat dulu berkasnya lalu entah karena dia mengantuk atau malas, dia masuk ke dalam kantor. Tidak lama dia keluar dengan seseorang laki-laki yang lebih ramah dan lebih santai. Laki-laki ini mengajari si petugas belia cara mengedit berkas yang aku bawa. Dia juga lebih detil menanyakan bentuk logo yang aku inginkan, harga, dan ukuran. Aku memilih ukuran kecil seharga Rp 40 ribu.

Karena petugas sepertinya sibuk sendiri dan kurang hangat, aku pindah ke bangku tunggu di belakangnya. Kemudian dia memanggil aku untuk melihat desain yang dibuatnya. Cara bicara petugas belia ini tidak jelas dan tegas, seperti bergumam. Aku membatin sendiri, “Kenapa bukan laki-laki tadi yang melayani aku? Kenapa aku dikasih orang yang tidak berpengalaman?” Tidak pengalaman dalam hal teknis adalah satu hal. Hal lainnya adalah petugas ini kurang ramah dan kurang melayani.

Aku tanya jika aku bisa membayar pada saat mengambil pesanan. Dia minta aku membayar saat itu juga agar diproses. Cara menyampaikannya juga malas-malasan. Gemes banget!

Aku datang pukul 11 siang dan disampaikan bahwa pesanan akan selesai pukul 4 sore. Wah, lama sekali. Dalam kondisi seperti itu, aku membandingkan kualitas layanan Gundaling dengan beberapa tempat cetak di Kota Malang.

Selama di Malang, aku terbiasa mencetak berbagai keperluan acara di Maestro. Pengelolaannya sangat profesional, dalam arti petugas ramah, membuka diri, dan cukup tegas. Pekerja berpakaian seragam dan ada seorang supervisor yang akan menangani masalah yang dianggap cukup penting. Beberapa tahun lalu aku juga pernah membuat stempel di sekitar Kayutangan, Malang Kota. Ukurannya sama dengan yang aku buat sekarang dan bisa ditunggu. Dalam waktu sekitar 30 menit, stempelku selesai meskipun ada banyak pelanggan yang mengantri.

Intinya, aku kecewa dengan pelayanan yang diberikan Gundaling. Aku mungkin tetap ke tempat itu tapi mencari cabang lain dan hanya dilakukan dalam kondisi terpaksa.

Bogor, 6 Februari 2017

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s