Perjalanan-Saya

Lewat Sehari


Kemarin aku melewati satu hari tanpa menulis di pagi hari. Aku memaafkan diriku karena sekitar jam 9, aku menulis epilog untuk buku. Itu dihitunglah. Hari ini aku memaksa diri untuk menulis di pagi hari.

Aku bangun pukul 2:30 dan tidak bisa tidur. Selama 7 bulan terakhir, jika aku bangun dini hari dan tidak bisa tidur, aku akan merambah internet untuk mencari barang-barang bekas, baik itu tas, laptop atau sepatu. Sekedar melihat apa yang sedang ada di pasar daring. Biasanya aku akan membuka Instagram karena semakin banyak penjual yang menggunakan media tersebut untuk menjual barang. Kemudian mereka akan melanjutkan komunikasi melalui Line atau Whatsapp. Sebegitu kompleksnya.

Sejak 3 bulan lalu aktif di IG, aku mengurangi frekuensi membuka OLX. Situs itu dulunya menjadi andalanku mencari barang bekas. Aku suka membeli barang bekas. Jika ada barangku yang tidak terpakai, aku juga akan menjualnya di OLX.

Di OLX dan IG aku belajar seputar informasi barang yang sedang tren, cara berjualan yang mutakhir, dan cara mengenali penipu daring. Bagian terakhir salah satu yang penting karena semakin banyak penipu yang menggunakan media sosial untuk mendapatkan keuntungan. Penjual daring lain pun menjadi sasaran mereka.

Aku juga belajar bahwa sekarang ada cara mencari uang dengan menawarkan jasa titip jual dan titip beli. Aku pernah menggunakan jasa titip jual sekali tetapi barang belum berhasil terjual. Menarik bagaimana orang menyesuaikan fitur suatu media sosial untuk kepentingan bisnis.

Yogyakarta, 21 Januari 2017

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s