Ulasan pijat


Aku penyuka pijat. Berbagai jenis pijat sudah aku coba. Ketika ke Thailand pun, aku coba pijat accupressure. Menurutku kurang berasa. Aku juga sering pijat di panti pijat tunanetra. Kualitas pijat lumayan tapi fasilitasnya sangat kurang. Ruangan di panti pijat tunanetra biasanya sempit, sprei matras biasanya bau apek atau kadang bau air liur. Biasanya pemijat juga menggunakan baby oil yang tentu licin dan terasa lengket di kulit. Tidak ada musik untuk membantu relaksasi. Lampu juga tidak diredupkan karena kadang-kadang memang sudah redup.

Berbeda dengan pijat reflexiology Djemari. Biasanya aku pijat di Jl. Dr. Sutomo Malang. Tempat pijat di rumah, bukan di ruko. Ruangannya lebih luas dan disekat dengan kayu. Matrasnya dilapisi sprei batik dan tidak bau apek. Ruangan berbau harum dan ada alunan musik yang membantu relaksasi. Selesai pijat juga diberikan minuman jahe hangat. Sedikit sih tapi berkesan untuk pelanggan.

Pemijat juga tidak menggunakan baby oil melainkan lotion yang langsung dibersihkan selesai dipijat. Alhasil badan tidak berasa lengket.

Biayanya setara dengan kualitas layanan. Di panti tunanetra yang biasa aku kunjungi tarifnya ada yang 30.000 untuk 60 menit dan ada yang 35 ribu untuk 90 menit. Sementar di Djemari 65.000 untuk 90 menit.

Aku juga pernah mencoba pijat Kokuo di FX Senayan. Metode pijatnya hampir sama dengan Djemari. Fasilitasnya sangat bagus. Kursi pijat sangat nyaman, musiknya enak, cahaya berasal dari akuarium di tengah ruangan, sekat hanya berapa kelambu, dan pelanggan diberi air botol mineral setelah selesai. Biayanya 100.000 untuk 60 menit. Waktu itu aku mendapat promo karena menginap di Hotel Harris sehingga dengan harga yang sama mendapat durasi 90 menit.

Di Jogja, aku pernah mencoba reflexiology di dekat LPP. Tarifnya 65 ribu, aku lupa durasinya. Aku tambah 10 ribu untuk minyak aromaterapi yang berasa hangat dan berbau mentol. Pijatnya juga enak dan metodenya hampir sama dengan yang digunakan di Djemari.

Masalah selera dan kenyamanan. Aku akan coba layanan pijat di Bogor.

Malang, 3 Juli 2016

Sumber: http://melsbbandm.com.au/beautyandmassage/reflexology/

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s