Pengalaman-Saya

Tugas Menonton Video Angkatan


Salah satu tujuan dari PK (Persiapan Keberangkatan) penerima beasiswa LPDP adalah membangun kedekatan personal dan kerjasama dari seluruh anggota angkatan. Setiap ketua pra-PK diminta memilih beberapa tugas. Salah satu tugas yang diambil oleh PK-49  adalah Tugas 109 yaitu “Menonton Video Angkatan”. Untuk PK-49 kami diminta membuat sinopsis dari video PK-23. Di bawah ini adalah karya sinopsis yang saya buat.

——————————-

Segar, enerjik, dan menghibur. Itulah kesan yang aku tangkap selesai menonton video PK-23. Dengan nama kelompok Margana Nusantara, PK-23 menunjukkan maknanya dalam Bahasa Sansekerta melalui yel-yel mereka yaitu sosok penarik anak panah dan membidiknya ke angkasa.

Musik pembuka video PK-23 sangat enerjik sehingga menggugah semangat penonton. Konsep dokumentasi video dibuat dalam skenario yang menarik dimana peralihan beberapa adegan dibuat dengan tangan anggota yang menutupi kamera. Aku sendiri pernah beberapa kali bekerjasama dengan video editor untuk membuat video dokumentasi. Seperti yang umumnya diketahui, video dokumentasi kegiatan biasanya kurang menarik, tidak enerjik, dan biasanya terfokus pada pemberi materi daripada keseluruhan acara atau partisipasi peserta. Kebanyakan video dokumentasi menyoroti spanduk, sekelompok orang duduk di kursi mendengarkan, seseorang yang berdiri di podium dan sejenisnya. Membosankan. Konsep video PK-23 yang populer pada beberapa detik pertama berhasil memancing ketertarikan orang untuk melanjutkan menonton video ini.

Cara pengambilan adegan di bagian pembuka menunjukkan keunikan. Cara sutradara atau tim sutradara mengambil adegan dan memilih setiap bagian yang akan dimasukkan dalam video menunjukkan selera untuk tampil tidak biasa. Pesan yang ingin disampaikan PK-23 adalah kegiatan PK seru abis, dari awal sampai akhir.

Video PK-23 menampilkan rangkaian kegiatan di dalam dan di luar ruangan secara bergantian dan berhasil menunjukkan interaksi serta suasana yang mengiringi setiap proses. Aksi langsung peserta terdokumentasi dengan penggunaan kamera Go-Pro. Cuplikan dari beberapa penampilan kegiatan kelompok cukup menghibur. Begitu juga cuplikan dari beberapa wajah dan nama tokoh yang diundang sebagai narasumber dan motivator memberi sedikit gambaran tentang materi yang diberikan.

Di akhir video ditunjukkan perayaan solidaritas yang melibatkan direksi LPDP. Namun tanpa keterangan atau caption di video, orang dari luar LPDP mungkin tidak tahu. Video dokumentasi PK-23 secara umum sama dengan video PK lainnya, tidak memberi informasi tentang website LPDP, website angkatan, atau narahubung lain yang dapat ditindaklanjuti oleh masyarakat umum atau mahasiswa yang tertarik untuk mengikuti LPDP. Meskipun target penonton video PK khusus bagi calon penerima beasiswa LPDP, penyantuman identitas kontak lembaga sudah menjadi hal yang standar dilakukan. Apalagi jika melihat beberapa video kegiatan PK telah menjadi semacam “company profile” bagi LPDP.

Kritik lain adalah tidak adanya wawancara personal dengan beberapa peserta di akhir video. Kesaksian peserta, meskipun berupa kalimat selama beberapa detik, cukup penting untuk menunjukkan kesan mereka terhadap kegiatan. Mungkin ada pertimbangan tentang durasi video, tetapi paling tidak 3 kata dari peserta yang menggambarkan pengalaman PK mereka sudah memadai.

Secara keseluruhan, aku suka konsep video PK-23. Semoga video PK-49 bisa lebih baik lagi dengan mengambil hal-hal positif dari PK-23 yaitu semangat yang segar, enerjik, dan menghibur. Kudos!

Niken Lestari

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s