Pengetahuan-Saya

Saya adalah “screen slaves”


Saya merasa artikel BBC yang berjudul “Smartphone users ‘risking health’ with overuse of devices” di taut ini http://www.bbc.co.uk/news/health-18490433 ditulis untuk mengganggu kesadaran saya. Saya pengguna smartphone berbasis android selama sekitar 10 bulan. Sebelumnya saya pernah menggunakan smartphone Nokia E61i selama lebih dari setahun tapi harus menjualnya karena tidak sanggup membeli baterai baru untuk mengganti baterai lama yang cepat habis. Bagaimanapun smartphone adalah telepon yang bagi saya berfungsi ketika dia stand-by atau hidup cukup lama menggunakan baterai. Mendapatkan sambungan listrik menjadi sangat penting ketika kita punya smartphone. Itu salah satu alasan saya memiliki 2 hp, salah satunya hp ‘biasa’.

 

Artikel di atas memberi peringatan bahwa pengguna smartphone cenderung lengket dengan perangkat mereka bahkan sehabis jam kerja. Saya dapat memahami karena saya juga mengalaminya. Laptop adalah alat bekerja, menyusun dan mengedit berkas, dan merambah internet yang belum tergantikan oleh smartphone. Saya tidak memasang games di laptop. Di smartphone, saya memasang beberapa games dan beberapa perangkat lunak yang sangat membantu keseharian seperti Moneywise, P and O Tracker, Prayer Times, dan Kamus (bahasa Indonesia dan Inggris). Selain dua perangkat tadi, tidak lupa social media client untuk melihat dan memperbarui status di facebook dan twitter. Karena perangkat ini menyimpan banyak aplikasi maka tidak heran saya sulit lepas darinya. Belum lagi faktor kemudahan untuk mengetik pesan. Itu salah satu fitur yang paling saya suka.

 

Saya sendiri merasa kurang maksimal memanfaatkan smartphone sehingga kadang terpikir untuk membeli hp layar sentuh yang non OS. Namun, berhubung saya membeli smartphone seken dengan harga sangat miring maka saya tidak merasa rugi.

 

Artikel itu menjuluki orang-orang yang terus menempel pada perangkat komunikasi mereka dengan sebutan “screen slaves”. Hahaha….put me in that category. Artikel itu memaksa saya melihat kembali jadwal temu muka dengan layar canggih, baik itu komputer atau smartphone dan perubahan yang terjadi dalam ritme sehari-hari. Alarm dari smartphone selalu memberitahu saya waktu sholat 3 menit sebelumnya. Setelah sholat subuh, biasanya saya tidur-tiduran sambil mengecek twitter. I don’t think it’s important but I still do it. Setelah belanja dan menyapu atau mengepel, saya akan intim dengan laptop. Berhenti sejenak untuk masak dan makan atau menonton tv. Kemudian kembali dengan layar laptop. Sambil kadang buka hp. Meskipun saya lebih suka membaca twitter di hp tapi untuk membaca atau mengunduh artikel yang bagus, saya akan membukanya dari laptop.

 

Keseharian saya memang dekat dengan layar baik itu sebagai alat komunikasi, strategi, kesenangan, atau hiburan. Kadang kala menjadi beban dan ingin lepas sejenak. Paling tidak saya ingin kembali menggunakannya sebagai alat untuk bertelepon dan mengirim SMS. Tempelan aplikasi lain seringkali menjadikannya begitu penuh, sesak, dan kadang tidak terpakai. Kemampuan, waktu dan energi saya memakai aplikasi tersebut juga terbatas. Prosesor hp saya juga terbatas. Alih-alih membeli hp terbaru dengan prosesor yang lebih tinggi, saya lebih memilih melepas aplikasi yang jarang saya gunakan.

 

It’s kind of difficult to be wise with information technology these days. I need to evaluate my applications choices on short period of time because in the next few weeks there will be new ones. People, including myself, tend to grab what is there while trying to digest the whole ideas of those apps in the first place. I mean do we really need so much for our 24-hours life? That is if you count your sleeping time too. I need to reconsider my gadgets including my TV set. It’s getting crowded here!

 

Malang, 24 Juni 2012  

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s