Pengetahuan-Saya

Kehilangan kepercayaan pada Apotek Kimia Farma


Saya ingin berbagi pengalaman yang merugikan agar calon konsumen bisa lebih berhati-hati. Pada tanggal 10 Maret 2012 malam, saya datang ke Apotek Kimia Farma Jl. S. Wiryopranoto Malang, dekat alun-alun, mencari termometer titipan bapak. Ada 2 jenis termometer analog yang tersedia dengan harga Rp 8.500 dan Rp 10.500. Saya sempat ditunjukkan termometer digital dengan harga Rp 167.000. Saya ingin mencoba yang murah dulu. Entah kenapa saya sudah merasa tidak enak karena bapak sebenarnya sudah punya satu termometer merek ONeMed yang dianggap kurang sensitif.

Saya memilih termometer merek Safety seharga Rp 10.500 yang bungkusnya disegel sehingga tidak bisa dibuka apalagi dicoba.Setelah membayar, SPG tidak memberikan struk tanda terima/receipt. Saya sudah merasa aneh.

Image

Setelah membayar, saya makan dulu di warung dekat pos polisi alun-alun dan iseng membuka termometer. Saya kaget, ketika saya buka, ujung termometer dalam kondisi pecah dan air raksa tumpah di dalam kotak penyimpanan dan serpihan kaca masih ada dalam kotak.

Image

Image

Itu berarti termometer rusak sejak masih dalam kemasan. Saya selesaikan makan malam dan selang 15-20 menit saya kembali ke apotek. Saya menyampaikan keluhan ke SPG yang melayani. Dia menyampaikan ke kepala apotek yang justru menyalahkan SPG bahwa bungkus atau segel kemasan seharusnya dibuka sebelum dibeli. Weh, ibu ini kayaknya nggak profesional. Dia tidak bertanggung jawab dengan kesalahan yang dibuat anak buahnya dan hal itu mencerminkan bahwa dia tidak melakukan orientasi yang memadai kepada orang baru. Buruk muka, cermin dibelah.

Saya mempertanyakan penggantian produk tapi tidak direspon dengan baik. Saya sangat kecewa. Apoteker mengatakan bahwa garansi dan penggantian hanya dilakukan untuk tensimeter yang harganya 400 ribuan. Saya nggak minta garansi tapi penggantian. Saya tidak ingin lama-lama di tempat yang tidak bisa memberikan pelayanan dengan prima sehingga saya hanya minta nama dan nomor kontak distributor merek tersebut. Eh, saya malah dikasih nota pembelian tanpa stempel toko, apalagi nama distributor. Saya bilang, “Ya sudah, saya cari saja di internet.” Mengecewakan banget!

Saya masih bisa bilang beruntung karena tidak membeli termometer digital karena saya browsing di toko peralatan kesehatan online yang ada di Surabaya yang menjual alat yang sama, mungkin mereknya berbeda, dengan harga hanya Rp 25.000 sampai Rp 50.000. Bayangkan bedanya dengan Kimia Farma.

Rasanya itu adalah kali terakhir saya ke Apotek Kimia Farma. Personelnya takut mengambil tanggung jawab, bahkan saya sudah mengusulkan agar pihak apotek mengajukan klaim ke distributor dengan bukti yang ada. Namun, hal itu tidak dipertimbangkan. Tentu bukan hanya masalah harga tapi yang penting adalah kehilangan kepercayaan dari pelanggan dan calon pelanggan. They should have learned.

Malang, 11 Maret 2012.

Advertisements

2 thoughts on “Kehilangan kepercayaan pada Apotek Kimia Farma

  1. Wah kok sama ya saya juga kemarin berobat ke dr. Mata di kimia farma. Jl. BROMO MALANG pikir saya sekalian saja saya nebus resep di situ, obat tetes mata abrodex alcon harganya 96.700, saya bayar 100.000 kembalian 2000, katanya yg 1300 tdk ada jd diganti vitacimin,kok enak sekali apoteker itu main ngasih vitacimin tanpa tanya saya, bukan masalah 1300 nya tp alasan mrk tdk ada uang receh ini gak masuk akal, bilang saja klo mau jualan vitacimin. Logikanya seandainya saya yg beli pake permen apa mrk mau. Blm lg apotekernya yg judes dan tdk profesional melayani pembeli. Bagaimanapun pembeli itu adl raja yg harus dilayani dg baik. Yg lbh kesal lg setelah saya browsing ternyata harga obat tetes mata abrodex alcon 93.000. Huh sdh mahal, pelayananannya buruk. Makin menyesal saya, ini terakhir beli di kimia farma

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s