Pengalaman-Saya

Saya ingin…


Saya ingin berada di suatu tempat di mana mengambil inisiatif dan bekerja cepat tidak dianggap melampaui wewenang. Saya ingin memiliki kepercayaan untuk membuat keputusan. Saya ingin berada di suatu tempat di mana setiap orang diberi tahu mengenai wewenang sesuai tanggung jawab dan memahami apa yang diharapkan dari mereka. Saya ingin berada di suatu tempat di mana perubahan mood dari pemimpin organisasi tidak menyurutkan semangat dan mencederai perasaan orang lain. Saya ingin berada di suatu tempat di mana saya diberi kepercayaan karena kemampuan, bukan karena keterpaksaan.

Ada banyak keinginan dan saya merasa ikut bertanggung jawab untuk membuat keinginan itu menjadi kenyataan. Konsekuensi dari mempunyai keinginan dan cita-cita adalah berusaha mencapainya dengan berbagai cara.

Sulit mengharapkan seseorang bertahan jika dia merasa tidak memiliki suatu kontribusi positif terhadap perkembangan suatu organisasi. Tidak ada ruang atau proses untuk saling memberi penghargaan, kritikan, dan saling memperbaiki harapan satu dengan yang lain.

Proses perubahan bisa berjalan lambat atau cepat. Namun, jika proses berjalan lambat maka saya pun menciptakan ruang eksplorasi lain yang sesuai dengan ritme dan gairah yang sedang muncul. Substansi masalah bukan pada posisi administrasi melainkan mengenai berbagi kekuasaan yang jika terjadi karena paksaan tidak akan menghasilkan sesuatu yang baik.

Saya ingin berada di suatu tempat di mana kekuasaan dimaknai dengan pikiran terbuka dan semangat feminisme. Saya ingin berada di suatu tempat di mana kekuasaan tidak diperebutkan atau dipertahankan di tangan segelintir orang, melainkan dilakukan oleh setiap orang dengan bertanggung jawab. Saya ingin berada di suatu tempat di mana setiap orang menyadari dan memahami bahwa mereka juga memiliki kekuasaan dan berdaya.

Malang, 17 Desember 2011 

Advertisements

One thought on “Saya ingin…

  1. Saya ingin berada di suatu tempat di mana perubahan mood dari pemimpin organisasi tidak menyurutkan semangat dan mencederai perasaan orang lain. Saya ingin berada di suatu tempat di mana saya diberi kepercayaan karena kemampuan, bukan karena keterpaksaan.

    Masalahku di TK kemaren ini. Ahhirnya aku juga lelah dan menyerah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s