Pengalaman-Saya

Pengalaman di Hotel Sahid Montana Malang


Beberapa hari lalu lembaga saya mengadakan kegiatan lokakarya di Malang. Tadinya kami ingin menggunakan Hotel Pelangi yang ada di alun-alun kota. Namun, pada tanggal yang sama ruangan meeting sudah dibooking lembaga lain. Alhasil setelah cari ke beberapa tempat dan dengan pertimbangan lokasi yang dekat dengan stasiun dan tempat makan, saya dan teman yang bertindak sebagai panitia memilih Hotel Sahid Montana yang ada di Jl. Kahuripan.

Kami booking kamar selama 4 hari dengan jumlah 14 kamar dan ada tambahan 2 kamar untuk tanggal 18 Juli. Pengalaman panitia dan kawan-kawan mengenai hotel ini beragam. Saya dan teman panitia kecewa dengan hotel ini. Kami memang ditempatkan di kamar dekat ruang acara yaitu ruang Kahuripan, tetapi saluran telepon PABX sedang diperbaiki sehingga kami tidak bisa berkomunikasi lancar dengan kawan-kawan. Hal itu terasa sekali ketika saya ingin melakukan reimbursement. Saya harus keliling karena saya juga dikejar waktu, maklum cuma ada 2 panitia jadi kami keteteran juga.

Ada dua atau tiga orang yang mengeluh tentang kran air yang tidak macet. Untuk kamar yang saya tempati, tidak ada air panas. Entah kemana air panas di hotel itu. Saya memberikan keluhan satu kali karena saya juga tidak sempat bolak-balik, naik-turun untuk mengurusi masalah dengan hotel yang seharusnya diurus dengan segera.

Masalah lainnya muncul ketika manager marketing mendatangi saya untuk bertukar ruangan dengan group lain. Kalau yang saya tangkap, group satunya ini dari pemerintah dan sudah menjadi langganan mereka. Wah, nggak profesional banget! Saya dan lembaga memang baru sekali itu menggunakan hotel Sahid Montana tapi tidak seperti itu caranya. Masak peserta lokakarya mau digiring ke tempat lain lalu pas malam keakraban digiring ke tempat awal. Lagipula setup spanduk dan ruangan tidak mungkin bisa cepat. Kami panitia melihat sendiri staf hotel yang harus terus diarahkan dan dihubungi agar bisa menata ruangan dengan cepat. Belum lagi ruangan yang ditawarkan lebih kecil dari ruang yang sudah kami tempati sejak hari pertama. Kami sudah membayar dengan harga kesepakatan untuk ruang pertemuan itu.

Hal lain adalah tentang makanan. Makan siang hari pertama dan hari kedua, sama persis. Bedanya cuma di menu kakap. Twing! Padahal saya memilih menu dari dua paket berbeda, masak isinya sama. Ajaib! Makan siang dan snack enggak banget. Maksudnya kalau mau dibandingkan dengan Hotel Harris atau Hotel Mirah Bogor.

Satu yang saya suka adalah ruang Kahuripan yang sangat memadai untuk lokakarya. Kemudian ada staf engineering yang mau stand-by sehingga peserta tidak kedinginan atau kepanasan.

Overall, saya tidak merekomendasikan hotel ini untuk pertemuan. Kalau sekadar menginap satu dua hari masih nyaman tapi untuk stay lebih lama mungkin bisa menggunakan beberapa Guest house yang ada di Malang.

Malang, 27 Juli 2011

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s