Pengetahuan-Saya

Kita tidak akan pernah tahu sebelum mencobanya


Ketika minggu lalu saya berada di Kuala Lumpur, saya membaca sebuah berita di sebuah koran lokal. Inti dari artikel itu mengabarkan jatuhnya harga saham Apple (perusahaan laptop internasional yang didirikannya) setelah beredar kabar bahwa Steve Jobs mengambil cuti sakit. Saya tersenyum sendiri.

Kebetulan pada saat itu saya sedang ngobrol dengan seorang teman mengenai ketokohan dan regenerasi dalam ornop tingkat nasional. Saya bercanda bahwa kemungkinan hal yang sama dapat terjadi pada dunia ornop, yaitu “nilai” ornop yang ditinggalkan oleh satu atau dua orang tokoh pendiri/pemimpin kemungkinan menjadi berkurang, kalau tidak gonjang-ganjing. Sama seperti organisasi profit, pemangku kepentingan juga bisa khawatir dan melepaskan diri dari pendampingan sebagai bentuk ketidakpuasan.

Apa sih yang tidak mungkin?

Lembaga donor atau pemberi bantuan keuangan yang banyak mendukung kegiatan ornop ikut berada dalam lingkaran penokohan. Kepemimpinan memang sangat krusial dalam membangun kelembagaan yang kuat tetapi perlu didukung dengan proses membentuk kepemimpinan, jadi tidak hanya mengekor pada para pemimpin atau tokoh “yang sudah jadi”.

Para pemimpin yang sudah jadi itupun sebelumnya telah melalui proses mendapatkan kesempatan untuk berekspresi dan bereksperimen (mengembangkan) kepemimpinan mereka di ruang yang baru.

Sekarang ini sedang muncul berita tentang penggulingan mantan Presiden Tunisia Abidine Ben Ali dan usaha menurunkan Presiden Mesir, Mubarak. Mereka berdua telah berkuasa untuk waktu yang sangat lama dengan berbagai alasan emosional, kestabilan politik dan ekonomi, tidak ada pemimpin baru yang berkualitas, dsb. Sebenarnya cara-cara penggulingan seperti itu menjadi proses yang menyakitkan.

Tentu setelah konflik haru-biru itu diharapkan akan ada kepemimpinan baru yang lebih baik. Bagaimana kalau tidak lebih baik? Ya, kita tidak akan pernah tahu kalau kita belum mencobanya bukan? Dan pada banyak pengalaman, kegagalan langkah pertama bukan berarti kegagalan dari keseluruhan proses.

Jakarta, 30 Januari 2011

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s