Pengalaman-Saya

Melangkah Maju


Ketika berangkat pagi tadi, awan kelabu sudah memayungi Depok. Saya mempercepat laju motor agak dapat tiba di kampus UI Depok sebelum hujan. Saya khawatir karena kemarin sore saya sempat terjebak dalam hujan angin di daerah Otista. Saya kehujanan dan ketakutan melihat angin kencang. Setelah angin agak mereda, saya melanjutkan perjalanan. Saya urung menjemput suami karena badan menggigil kedinginan dan berhubung jas hujan bocor, celana saya basah jadi harus segera diganti.

Senangnya ketika sudah sampai di rumah. Mandi dengan air hangat dan istirahat.

Tidak bisa lama-lama istirahat karena saya harus menyelesaikan bagan yang perlu dimasukkan dalam proposal dan mengirimkan proposal itu melalui website UI. Leganya begitu bagan dan proposal itu selesai dikirimkan. Saatnya melanjutkan tugas yang lain.

Selain menyelesaikan tugas mepet akhir tahun, saya sedang mengurus pembelian rumah di Malang. Rumahnya berdekatan dengan rumah mertua. Ibu saya sudah melihatnya dan menurutnya rumah itu kecil dan masuk ke gang. Saya diminta untuk datang tapi berhubung tiket mahal maka saya membatalkan kedatangan dan langsung oke untuk membeli rumah itu. Rumah itu dijual murah karena suratnya dijaminkan ke bank dan belum sertifikat. Jadi saya harus mengurus sertifikat rumah dan langsung balik nama atas nama saya sendiri.

Saya langsung membeli rumah itu tanpa melihat dengan pertimbangan lokasi yang strategis, akses angkutan umum sangat mudah, dekat dengan rumah mertua, berada tepat di belakang RSUD Saiful Anwar, dekat dengan taman walikota untuk jalan-jalan pagi, rumah tidak terlalu luas dan tidak terlalu sempit atau dengan kata lain di bawah 100 meter persegi, berisi 5 kamar untuk kos-kosan, dan tentu saja karena harganya miring.

Saya berencana membelinya bersama dengan ibu. Kalau memang nantinya kurang cocok untuk kebutuhan saya dan suami dan sertifikat juga sudah jadi maka saya bisa menjualnya dengan harga yang lebih tinggi. Uang penjualan tersebut nantinya juga dibagi dua dengan ibu. Tapi kalau rumah itu dapat direnovasi dengan harga yang terjangkau, kemungkinan saya lebih memilih untuk merenovasinya agar ada lebih banyak sinar matahari, lebih banyak udara segar, dan ada sekat antara tempat tinggal keluarga dengan kamar kos.

Let’s move on to next month and next year.

29 Desember 2010

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s