Pengetahuan-Saya

Ngoceh


Saat ini pingin ngoceh secara tertulis. Ngoceh apapun. Misalnya, hari ini saya mengigit dinding mulut sendiri. Sakit. Terheran-heran, begitu semangatnya saya mengunyah sampai gigi dan mulut tidak berkoordinasi dengan baik.

Lalu, sejenak suasana hati saya menjadi cerah. Lalu ketika akan pulang sempat betey karena suami punya “gagasan” kalau saya bisa pulang lebih dulu. Cerdas sekali! Tapi saya senang karena saya tidak harus dibonceng. Kaki saya dan pinggul saya pegal kalau harus duduk di boncengan motor selama sekitar 1 jam. Sampai rumah, saya menikmati LA Light yang sudah lama saya tinggalkan.

Saya lapar tapi sedang ingin menunda makan. Pinginnya tidur. Saatnya masukin motor ke dalam rumah. Kenapa saya harus memilih antara makan atau tidak?

Ternyata ocehan saya tidak banyak. Orang lapar mungkin tidak bisa mengoceh. Kalau dalam satu menit kita menguap 5 kali, itu pasti tandanya kita sangat mengantuk. Panggilan tubuh untuk tidur. Tapi kasur saya busa, bukan springbed atau latex. Saya ingin sekali punya kasur springbed dengan kualitas bagus. Rasanya selain kendaraan, kasur springbed adalah impian saya. Dibanding HP, saya lebih memilih kasur springbed. Tidur yang nyaman jauh lebih penting dari HP yang bagus.

Ternyata LA Light saya sisa 8 batang. So?

Saya masih bingung mau makan atau tidak. Sebentar lagi jam 10 malam, warung akan tutup. Persediaan mie goreng dan telor masih ada tapi saya sedang tidak berminat dengan mie. Maunya saya apa sih?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s