Perjalanan-Saya

Tiga Bulan


Bisa dibilang tiga bulan terakhir ini saya sedang bingung. Bukan sesuatu yang aneh sih. Setiap orang pasti mengalami. Ada berbagai macam kejadian dan kegiatan selama tiga bulan terakhir yang heboh, menggugah, sedih, dan inspiratif.

Dua bulang yang lalu saya bekerja part-time di almamater. Ada perasaan senang dan semangat untuk kembali ke lingkungan yang pernah saya kenal sebelumnya dan membantu mereka di masa-masa yang cukup penting. Saya ada di bagian publikasi. Momennya tepat karena saya memerlukan penghasilan walau sedikit dan fleksibilitas untuk tetap bisa membantu orang tua mengurus administrasi penjualan rumah dan mengurus Kartu Keluarga.

Saya membantu menjual rumah melalui berbagai website properti dan kaskus. Prosesnya tidak lama sampai kemudian rumah itu terjual. Orang tua saya perlu bantuan untuk cepat mengosongkan rumah. Dalam waktu 2 minggu, rumah akhirnya bisa kosong. Sebagian kecil barang diberikan ke saya, adik saya dan adik ibu saya yang tinggal di Sukabumi. Sebagian besar dikirim ke rumah di Pandaan, Pasuruan.

Ada perasaan sedih juga meninggalkan rumah dan lingkungan saya dibesarkan. Seingat saya keluarga mulai menempati rumah di Kalisari tahun 1998 karena saya ingat menonton kerusuhan Mei 1998 di televisi di ruang makan. Hampir 12 tahun saya tinggal di sana, terpotong beberapa tahun karena saya pernah bekerja di luar Jakarta beberapa tahun.

Bulan Juni ini juga kasus video porno Ariel vokalis Peterpan dengan beberapa “pacar” perempuannya, dan ada kabar dengan pasangan laki-laki juga. Sampai sekarang kasusnya masih diperiksa. Saya justru dibuat bingung dengan “penampakan” relasi gender antara Ariel dengan Luna Maya tidak saja di video tapi juga di wawancara mereka di sebuah stasiun televisi.

Awal Juni saya mengikuti workshop JASS SEA di Yogyakarta selama 1 minggu. Wah, menyenangkan! Saya belajar sangat banyak dan kegiatan itu meninggalkan kesan mendalam. Ada rasa sedih ketika mengetahui salah satu teman, Sri Harjanti yang bekerja di Koperasi Wanita Setara dan salah satu alumni JASS menutup usia setelah dua bulan sebelumnya melahirkan anak pertama. Mbak Janti orang yang sangat bersemangat dan saya senang dengan tulisannya.

Kira-kira pertengahan April saya membantu persiapan Konferensi bertema Hukum dan Penghukuman yang dilakukan PSKW-UI dengan Komnas Perempuan. Konferensi akan dilakukan bulan Nopember 2010. konferensi ini dilakukan sebagai puncak dari rangkaian kegiatan 20 Tahun Program Studi Kajian Wanita (Kajian Gender) Pps-UI. Saya senang bisa menjadi bagian dari kegiatan besar ini.

Selain konferensi, nantinya juga akan diluncurkan buku refleksi alumni dan pengetahuan dari perempuan. Saya juga terlibat di dalamnya. Selain pekerjaan itu, saya juga terlibat dalam persiapan program awal Iptek dan Penyusunan Pedoman Anggaran yang Responsif Gender untuk Kominfo, keduanya dilakukan Kementrian Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Ada satu lagi tawaran untuk melakukan penelitian aksi di sebuah ornop yang bergerak di manajemen bencana dan open source software. Dengan kegiatan sebelumnya, saya jadi ragu-ragu jika bisa maksimal dalam melakukan semua kegiatan itu. Pada saat yang sama, saya perlu penghasilan yang memadai untuk mulai menyicil rumah. Namun, saya tetap perlu mempertahankan kualitas hasil kerja. Jadi saya harus mengelola kegiatan dan menyadari keterbatasan yang saya miliki. Memilih. Saya harus memilih.

20 Juni 2010

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s