Pengetahuan-Saya

Kekerasan psikis


Saya marah. Sangat marah dan sangat kecewa dengan kondisi emosi bapak. Ada masalah kecil yang sebenarnya dapat disikapi biasa saja tetapi membuatnya marah ke orang-orang terdekatnya yang mungkin dianggapnya dapat dimarahi sesuka dia. Saya tidak terima. Alasannya sederhana, saya pernah mengalami pengalaman yang membuatnya marah tetapi saat itu saya menyikapinya dengan lebih baik dan tidak terlalu emosional. Saya tidak vulgar, tidak meledak; alhasil otak saya bekerja mencari jalan keluar.

Masalah yang sama dihadapi bapak. Saya dan ibu sedang menuju rumah adik di Bogor naik motor. Dia menelepon. Awalnya biasa tapi kemudian membentak saya. Wow! Untuk apa intonasi setinggi itu ditujukan ke saya atau ibu? Saya balas membentaknya dan menutup telepon. Saya tidak takut atau khawatir dengan anggapan orang-orang di sekeliling yang mendengar bentakan saya. Saya “diundang” untuk meninggikan intonasi saya oleh pihak lain.

Akhirnya kami langsung balik ke rumah. Selama perjalanan, saya adu argumen dengan ibu mengenai kekerasan psikis. Saya tahu ibu adalah korban KDRT. Kata dan frase yang dia pakai saat itu sangat khas: tidak mungkin, sudah terlanjur, bertahan, dikuat-kuatkan, demi anak, biar Tuhan yang membalas, takut disakiti, itu sudah biasa, saya sudah kebal, dll. Intinya ibu telah beradaptasi dengan kekerasan yang dialaminya sehingga dia merasa “terbiasa”. Saya pikir hal yang sama juga dialami oleh perempuan korban kekerasan secara umum. Selama bertahun-tahun, kekerasan dan “pengerdilan” sistematis telah dilakukan. Struktur patriarki dalam masyarakat menjadi lahan kondusif untuk menumbuhkan kekerasan tersebut.

Kekerasan menularkan dan melahirkan kekerasan, sampai ada titik di mana seseorang cukup kuat memotong rantai kekerasan; sampai ada yang merasa bahwa kekerasan bukan sesuatu yang normal atau wajar. Saya sudah sampai ke kesadaran itu dan ingin bertahan di dalamnya. Saat semua perkataan tidak pernah didengar, saatnya berbuat.

Jakarta, 6 April 2010.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s