Pengetahuan-Saya

Mempercayai Diri Sendiri


Judul tulisan ini datar, tidak heboh tapi menarik. Saya merasa perlu menuliskannya karena merasa diri saya sebagai orang yang kurang percaya diri (PeDe) sehingga mendapatkan dukungan dan juga sebagai pendukung bagi orang lain. Dari pengalaman saya selama ini, dukungan tidak selamanya dirasakan sebagai sesuatu yang positif bagi orang yang menerimanya. Hal itu tergantung dari cara bagaimana dukungan itu diberikan. Saya tidak punya latar belakang psikologi atau yang sejenisnya. Tulisan ini adalah refleksi pengalaman.

Saya melihat ada sebagian orang yang mendukung orang lain dengan agak memaksa atau merajuk. Keduanya berbeda tetapi membuat orang yang didukung tidak merasa nyaman. Inti dari sebuah dukungan adalah membuat orang lain merasa percaya dan nyaman dengan kekuatan dan kelemahan dirinya sendiri. Ada yang mengatakan bahwa rasa percaya diri adalah tentang perasaan Anda terhadap keseluruhan diri Anda. Ya, secara umum seperti itu. Seseorang korban kekerasan seksual misalnya, bisa menjadi takut, cemas dengan bagaimana orang melihat dirinya sehingga menjadi tidak percaya diri. Dengan begitu, jika dukungan justru membuat orang itu merasa “dipaksa” PeDe, dipaksa menjadi seseorang yang bukan dirinya; tanpa melihat pengalaman hidup orang itu, bisa jadi dia merasa “enggak banget” alias makin tidak PeDe. Semakin kita maksa, semakin enggan orang mengikuti saran atau dukungan yang kita berikan.

Dukungan bisa dilakukan dengan memberi informasi relevan sesuai dengan masalah yang membuat seseorang tidak PeDe. Kemudian memberi satu atau dua saran jika diminta. Alasannya hanya satu atau dua karena jika terlalu banyak bisa jadi justru sulit dicerna dan sulit diingat, sehingga berikan saran yang sesuai dengan kondisi saat itu saja.

PeDe juga bisa naik turun. Setiap orang, bahkan mereka dengan percaya diri tinggi sekalipun, bisa mengalami krisis PeDe pada saat tertentu terutama saat ada peralihan kehidupan. Misalnya, putus cinta, di-PHK, mendapat teguran keras atasan, cita-cita yang kandas, dll.

Seringkali diperlukan beberapa minggu, bulan, bahkan tahun untuk meningkatkan percaya diri. Namun, percaya diri itu keahlian atau skill yang bisa dilatih dan semakin sering kita melatih diri untuk mengungkapkan perasaan kita; mengubah perilaku menjadi lebih berani mengatakan tidak, maka perlahan tapi pasti kepercayaan diri menjadi milik kita. Rasa percaya diri bisa dicapai jika seseorang dapat berkomunikasi dengan dirinya sendiri sebelum dia berkomunikasi dengan orang lain.

Lalu apa manfaat percaya diri; buat apa saya menuliskan pengalamana ini? Saya merasa bahwa rasa percaya diri yang baik akan menuntun saya menurunkan tingkat keragu-raguan dan kekhawatiran ke titik yang dapat saya kuasai. Saya adalah orang yang peragu dan sering mengubah rencana beberapa saat sebelum itu dilakukan. Dalam hubungan khusus dengan laki-laki juga terjadi.

Saya juga percaya bahwa seseorang yang penuh rasa PeDe dapat menjadi inspirator dan motivator bagi orang-orang disekitarnya. Rasa PeDe juga membuat seseorang tidak merasa diserang atau terancam jika dikritik sehingga dia dapat melihat kebaikan atau hikmah dari suatu peristiwa atau komentar. Dengan fleksibililitas itu, seseorang lebih berpikiran terbuka.

Rasa percaya diri yang kuat juga membuat seseorang dapat mengelola kesulitan dan konflik dalam hidupnya dengan lebih baik karena dia tidak larut dalam kekhawatiran atau tidak tenggelam dalam kesulitan. Dukungan moral yang terbaik, ketika kita tidak mendapat dukungan dari orang lain, adalah dukungan moral dari dalam diri sendiri. Latihlah diri kita untuk mempercayai diri sendiri.

Medan, diselesaikan 19 Juli 2009

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s