Pengalaman-Saya

Kesempatan; kepercayaan


Agak lama nggak menambah tulisan di blog. Bukannya kehabisan bahan, malah saya mendapatkan bahan cerita baru yang seru dan saru tapi sedang tidak bersemangat untuk menulis. Tiga hari terakhir saya habiskan untuk membaca Laskar Pelangi yang ditulis Andrea Hirata. Ya, ya banyak deh yang bilang saya ketinggalan…tapi buku hanya enak dibaca ketika kita ingin membacanya. Dulu saya nggak tertarik baca tapi sekarang tertarik dan kebetulan buku itu ada dalam koleksi perpustakaan lembaga.

Hari ini selesai sudah buku itu. Menarik dan memang ironis jalan hidup Lintang, sayangnya saya yakin ada banyak manusia seperti Lintang di Indonesia. Ironis juga bahwa dari 10 orang siswa hanya ada 1 siswa perempuan. Itulah potret nyata bahwa dalam kemiskinan, pendidikan perempuan belum menjadi prioritas. Hemm, jadi terpanggil untuk kembali dalam tugas mulia menjadi pustakawan. Teman saya memberi informasi tentang lowongan pustakawan sekolah di Bogor. Kali ini saya tertarik, sebelumnya saya menjauhi ide menjadi pustakawan sekolah karena belum punya pengalaman dan sepertinya kurang menarik. Saya lebih suka menjadi pustakawan media yang bergerak cepat.

Kenapa berubah? Ehem, ini ada hubungannya dengan kegiatan pelatihan yang saya fasilitasi di dua tempat di Sidikalang. Duuuh, senangnya bisa mendapat kesempatan itu. Perjalanan sekitar 10 jam pulang pergi seperti terbayar lunas dengan kepuasan. Bukan berarti proses fasilitasinya berlangsung sempurna tapi saya senang mendapat kesempatan, mendapat kepercayaan, dan berkomunikasi dengan peserta pelatihan. Sebaiknya memang ada waktu istirahat supaya tidak capek dalam perjalanan dan mengurangi gairah dalam memfasilitasi. I think it was one of my best experience that I will be proud to share to anyone.

Hari Sabtu kemarin ada kejadian lucu dan unik. Ah, nanti sajalah diceritakan. Kenangan manis selama di Medan. Omong-omong, makin tambah saja jumlah orang yang mengajak saya untuk berkunjung ke Aceh, entah ke Banda, Sabang, Takengon….yang penting menginjakkan kaki di bumi NAD. Jadi sepertinya selesai masa pengabdian di Medan, saya harus ke Banda dulu baru ke Jakarta.

Medan, 7 Juni 2009

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s