Pengalaman-Saya

Naif


Kadang gua baru sadar kalau gua terlalu serius menanggapi sesuatu walaupun berusaha untuk tampil cool. Ya kadang mudah terpicu dan terpacu oleh sesuatu yang muncul sesuai dengan perkiraan, hihihi. Gua ingin jujur, karena sudah ditebak oleh Kang Didi, bahwa gua juga memainkan peran dalam kekecewaan gua yang terbaru. Baiklah.

Terus, sekarang mau apa?
Sekarang mau menengok apa yang sebenarnya terjadi dan bagaimana belajar dari kesalahan itu. Well, mungkin bukan kesalahan melainkan kenaifan atau keluguan.

Medan, 7 Januari 2009

Advertisements

One thought on “Naif

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s