Pengalaman-Saya

Chatters


Sejak memiliki handset Nokia E61i, saya menjadi lebih intim lagi dengan ruang tidak terlihat alias invisible room a.k.a. internet. Saya menggunakan kartu Xplor dari XL dan segera setelah saya pindah di Medan, saya terbirit-birit berlangganan paket mega data 250MB dengan tagihan Rp 99.000 per bulan. Sejak itu, dunia malam saya berubah.

Saya paling sering menggunakan koneksi GPRS dan UMTS untuk ber-chatting ria. Saya punya kebutuhan untuk selalu terkoneksi dengan teman-teman saya yang ada di Jakarta dan Jogja. Alhasil setiap malam, kadang sampai dini hari, saya terus menekan keypad HP untuk berhubungan dengan teman-teman. Bahkan kadang sampai saya tertidur. Jaringan GPRS XL sering loyo sih sehingga pernah saya terdorong untuk membatalkan langganan paket mega data. Tetapi saya pikir, I still need it badly. Selama di Parapat pun, saya menggunakan koneksi GPRS ini untuk bisa browsing dan chatting.

HP E61i seken ini sebenarnya tidak mulus tapi saya suka layar lebarnya dan keypadnya juga mantap. Tadinya berambisi untuk beli Ericsson P1i tapi harganya masih tidak terjangkau dan saya tidak suka keypadnya. Keypad penting sekali fungsinya kalau HP itu akan kita pakai untuk chatting. Mungkin saya bisa digolongkan sebagai kaum jempol karena sangat aktif menggunakan kedua jempol tangan untuk mengetik huruf dan menyusun kalimat. My thumb is my life.

Dampak negatif dari smartphone ini adalah kadang dalam acara makan malam atau rapat pun saya masih senang chatting. Ketika sedang makan, saya juga sempatkan chatting. Ketika ngobrol dengan orang, saya masih juga chatting via HP. This is bad! Sempat terlintas untuk mematikan HP kalau sedang ada pertemuan tetapi bawaannya gelisah. Mungkin ini bagian dari sindrom kecanduan internet.

HP ini juga bisa dijadikan modem dan saya sering menggunakannya dengan menghubungkan ke laptop. Tapi hampir sebulan ini, koneksi menggunakan HP selalu gagal. Ada sesuatu yang salah dengan ubuntu hardy saya. Kemudian setelah beberapa kali saya melakukan sudo update, hardy dapat menerima HP saya sebagai modem kembali. Senang sekali! Tapi saya takut kejadian ini berulang lagi kalau saya sudo update. Kadang setelah di-update suka begitu, jadi saya pikir ngapain juga hardy ini saya update terus. Tadinya saya hampir putus asa dan ingin install windows XP bajakan tapi lalu saya ingat kalau saya tidak bawa driver Acer. Kalau harus cari di internet, hemm bisa aja tapi perlu ada alokasi waktu untuk itu.

Sampai hari ini saya masih setia dengan segala kelebihan dan kekurangan Hardy Heron. Memang sering tergoda untuk selingkuh dan poligami dengan windows XP yang punya beberapa kelebihan. Tapi ini merupakan latihan bagi saya untuk melakukan komitmen…huayuh lebay banget deh!

Medan & Samosir, 10 Juli 2008

Advertisements

One thought on “Chatters

  1. now gw pake koneksi telkomselflash unlimited dgn tarif rp 125ribu per bulan, sebelumnya gw pake indosat broadband 3g dgn kuota 250mb dgn tarif rp 90ribu per bulan. gw pake sony ericsson k530i sbg modem, kebetulan hp itu dah support 3g, jadi koneksinya bisa kenceng. lagi ngumpulin duit buat beli usb modem huawei e220, klo ga salah di els sih harganya rp 1.150ribu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s