Pengetahuan-Saya

2009, Akhir dari krisis listrik di Sumut?


Pada 27 Maret 2008 website Harian Berita Sore memberitakan bahwa Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Labuhan Angin sebesar 2×155 MW dengan total produksi 230 MW akan beroperasi pada awal tahun 2009 sehingga dapat mengatasi krisis listrik di Sumatera Utara. Mengutip Hariadi Sadono, Direktur PT PLN (Persero) Luar Jawa Bali, harian itu menulis bahwa PLTU Labuhan Angin akan resmi beroperasi pada September 2008.

Rencana pembangunan pembangkit dalam sistem Sumut-Aceh-Riau dari PLN antara lain PLTU Meulaboh 200 MW (tahun 2009) dan PLTU Sumut 400 MW. Kemudian antara tahun 2010 dan 2011 tidak ada pembangunan sampai tahun 2012 yaitu Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Asahan III 154 MW. Sementara itu, pada tahun 2013 Aceh akan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) Banda Aceh sebesar 50 MW dan PLTA Peusangan 1-2 dengan kapasitas 86 MW.

PLTA Asahan III 2×77 MW pelaksanaan pembangunannya sejak pertengahan 2006. Sedangkan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Sarulla 6×55 MW kembali pembangunannya pada tahun 2007.

Sementara pada 14 November 2007, website Serambi Online menurunkan berita mengenai belum adanya pembangkit listrik yang memadai di Aceh yang dapat memenuhi kebutuhan provinsi itu sebesar 200 megawatt (MW) per hari. Aceh pun bergantung pada suplai listrik dari pembangkit di Sumut. Total kebutuhan Aceh mencapai 180 MW per hari.

Selama ini arus listrik yang dihasilkan dari pembangkit PLTD (Diesel) Luengbata hanya berkisar 26,5 MW dari total kapasitas sebesar 36 MW. Akibatnya kinerja ekonomi rakyat menjadi lemah dan menghambat masuknya investor asing. Sementara itu, terobosan untuk mengembangkan pembangkit dengan mikrohydro belum banyak dilirik. Padahal bukti keberhasilannya sudah dirasakan di beberapa komunitas yang dapat memenuhi kebutuhan listrik mereka sendiri atau istilah kerennya listrik komunitas.

Kelebihan dari produksi listrik dapat dijual ke PLN dan menjadi pemasukan bersama untuk memelihara pembangkit mikrohydro. Tidak semua aliran sungai dapat digunakan sebagai bahan pembangkit mikrohydro, tetapi warga Indonesia perlu melihat lagi potensi daerah.

Memang masalah listrik tidak dapat terus berkutat pada membangun pembangkit listrik baru tetapi juga diimbangi dengan usaha penghematan listrik. Hampir 90% dari penyelesaian pekerjaan saya menggunakan komputer dan saya merasa lebih mudah melakukan penghematan dengan menggunakan laptop. Jika dalam 20 menit tidak ada aktivitas di laptop maka ia akan ”tertidur”. Jika monitor saya turunkan dan saya tutup maka ia akan ber-hibernasi. Display juga akan ”tertidur” jika tidak ada kegiatan selama 20 menit. Di program Hardy Heron untuk laptop yang sedang beroperasi menggunakan baterai, laptop dapat diset agar mengurangi backlight dan dim display ketika tidak dipakai. Lagipula, karena laptop memakai baterai maka paling tidak jika persediaan listrik habis maka ia akan mati sendiri.

Untuk PC ada beberapa cara yang juga dapat dipakai. Namun karena PC kantor dan menggunakan MS-Win saya harus mencari cara lain termasuk auto shutdown. Tapi saya tidak boleh lupa untuk memberitahukan setting yang saya lakukan pada orang lain agar mereka tidak kaget jika PC itu tiba-tiba mati sendiri. Karena dalam kondisi jadwal yang padat, saya sering tidak ingat untuk mematikan PC. Kebiasaan lama sulit diubah apalagi karena saya dari Pulau Jawa yang dimanjakan dengan fasilitas ketersediaan listrik yang cukup memadai. Tapi saya dapat menerima kritik beberapa teman bahwa perilaku menyalakan PC yang tidak dipakai memang tidak baik. Baiklah. Saya mau cari tip dan trik untuk menghemat energi PC untuk diterapkan. Medan really changes me!

Medan, 25 Mei 2008

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s