Pengetahuan-Saya

Install Gibbon (Again)


Inilah kisah perjalanan seorang perempuan yang belajar aplikasi OpenSource. Sulit dipungkiri bahwa sistem operasi Ubuntu dapat dilakukan tanpa akses internet yang memadai. Saya mengalaminya sendiri.

Beberapa bulan lamanya laptop saya sudah full-furnish oleh berbagai aplikasi opensource yang didukung oleh Ubuntu GG (Gutsy Gibbon). Lalu terakhir saya ingin bermain-main dengan microsoft windows XP Pro melalui Virtual Box. Memang berhasil tapi Gibbon saya kemudian bermasalah karena hardisk external dan flaskdisk tidak bisa mount. Suara juga tidak keluar. Waduh! Momennya pun bertepatan ketika saya sedang ingin menggunakan HP dan kartu Smart untuk mengakses internet dan hardware itu baru bisa didukung windows XP.

Sementara saya juga sudah bolak-balik tanya ke milis id-ubuntu tetapi dengan topik lain. Wah, saya merasa kelewatan, nanya terus nanti mereka pikir saya nggak mau coba.

Akhirnya saya memutuskan untuk menginstall win-XP secara total di laptop Acer. Lah kok malah hang terus. Saya mencobanya tiga kali dengan versi asli dan bajakan (tapi keduanya jadi bajakan karena lisensi yang asli bukan untuk laptop saya :p).

Terakhir saya coba dan akhirnya berhasil masuk ke jendela tetapi banyak driver yang hang di tengah proses dan beberapa bahkan tidak jalan sama sekali. Keyboard tidak jalan, suara nggak keluar, modem nggak bisa, wireless hopeless, padahal saya punya CD resource-nya. Payah, payah, win-XP udah tidak diterima di laptop ini.

Ya sudah saya putuskan balik lagi ke cinta lama, ceila…Ubuntu Gibbon. Tapi itulah perangkat wireless atheros belum memiliki driver walau sudah dikenali. Saya cari-cari info ke Gus Roim dan dia menjadi salah satu laki-laki baik hati yang rela menawarkan bantuan. Saya diminta datang ke kantor yang merangkap sebagai rumahnya. Paginya saya bawa Mio jalan-jalan ke Lapangan Ros, Tebet.

Orang yang mau saya temui baru bangun dan belum mandi. Saya mengacaukan jam tidurnya.
Dengan menggunakan kabel LAN, laptop ini bisa dibawa googling beberapa lama mencari driver yang sesuai. Install ndiswrapper lalu install driver atheros untuk Acer 2480 melalui ndiswrapper tadi. Nama driver itu TM4220_802BG.zip. Cari aja di Mbah Google, pasti ada karena Roim juga nyomot dari sana. Berhasil, Gus Roim memang jago kalau cari driver. Itu saja sudah cukup karena nyawa saya di wireless. Alasan saya membeli Acer ini pun karena wireless-nya.

Lalu saya melakukan sudo apt-get update. Alhasil kami berdua lapar dan saya ajak orang baik ini makan di luar. Dia mengusulkan soto, saya manut. Singkat kata saya sudah berhasil melakukan koneksi dan belajar bagaimana cara melakukannya. Wis, sudah cukup untuk sementara.

Jakarta, 15 April 2008

Advertisements

One thought on “Install Gibbon (Again)

  1. hmmm…. selamat ya wireless di ubuntu nya dah aktif. kalau make linux itu memang butuh koneksi internet seh supaya lebih mudah aja kalau mau ngoprek. well, selamat ngoprek ubuntu aja kalau gt. 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s