Pengetahuan-Saya

Cinta itu di Suatu Malam di Pantai Kuta


Malam Kamis, saya berada di Pantai Kuta bersama seorang teman. Saya menyukainya, saya mencintainya. Ombak laut begitu luar biasa indah. Buih putih di tepi ombak berkejaran dalam ritme yang harmonis. Gelombang bergulung dengan kekuatan dan ritme berbeda dari tengah dan kedua ujung yang berlawanan. Saya menyukainya, saya mencintainya. Lebih dari itu, saya merasa ada sesuatu lebih dari sekedar melihat pemandangan yang indah.

Pantai, ombak, air laut, pasir membangkitkan kenangan terhadap cinta lama. Hubungan saya dengan fisika tidak mudah. Saya mencintainya tetapi orang-orang di sekeliling saya menunjukkan citra fisika sebagai suatu makhluk tidak menyenangkan, sulit dimengerti, dan tidak memiliki masa depan yang baik. Saya tidak ingin percaya. Saya merasa ada kebohongan publik yang bermain di sana. Entah apa yang sedang mereka sembunyikan. Namun, saya memang menemukan keasyikan lain. Fisika, sosok pangeran cinta, itu pun menjauh dari pandangan.

Namun, benar kata orang bahwa cinta pertama dan cinta sejati tidak akan pernah hilang dari ingatan. Alasannya jelas bukan? Ingatan seseorang berhubungan dengan hati. Fisika membangkitkan emosi dan menggugah rasa. Kedua unsur itu merasuk dalam hati yang kemudian diteruskan ke ingatan karena ada kesan yang mendalam.

Pantai Kuta mengingatkan saya padanya. Alasannya jelas. Ombak, gelombang, air laut, pasir dan segala macamnya di tempat itu merupakan fenomena alam yang saat itu begitu dekat dan hangat. Saat itu saya ke Bali untuk membantu Media Center kerja kolaborasi meliput pertemuan United Nations Frameworks on Climate Change Conference. Saat itu juga saya ingat dengan perubahan iklim.

Iklim, udara, dan Pantai Kuta. Gila. Saya mengingatnya lagi.

Saya memiliki cinta yang lain. Namun, hidup ini tidak bisa tenang jika tidak ada cinta yang diperjuangkan. Saya tahu bahwa akan ada banyak orang yang menganggap saya perlu fokus pada satu atau dua bidang. Mencoba belajar dari awal suatu bidang terutama jika saya tidak punya bakat melakukannya, rasanya sangat sulit.

“Usiamu sudah hampir 29 tahun. Kenapa mencari cinta lama yang telah berlalu sementara kamu sudah memiliki cinta yang sudah kau cintai begitu lama?”

Ini bukan masalah membagi cinta. Saya tidak dapat melakukannya. Namun, pengetahuan berasal dari satu rahim dan sesungguhnya fisika membawa rahim bagi umat manusia. Saya sedih jika ada orang yang mengutuk atau meremehkan fisika. Ah, jangan. Pedih rasanya. Tahukah rasanya jika orang yang Anda cintai begitu sangat kemudian dianggap sebagai sesuatu yang kurang penting dan dapat diabaikan? Mungkin Anda tidak tahu. Saya merasakannya ketika hal itu menimpa kekasih hati saya.

Tidak ada orang yang tahu.

Pantai Kuta membangkitkan cinta lama itu. Selain fisika, saya juga diingatkan tentang hal lainnya.

Penghargaan dan kesejahteraan hidup. Orang-orang di sekitar saya menganggap bahwa saya perlu mendapat tingkat penghasilan tertentu dengan latar pendidikan saya yang sudah lulus pascasarjana. Sementara saya menganggap bahwa semakin tinggi pendidikan dan pengetahuan yang saya peroleh, maka saya harus bersedia dibayar lebih rendah dari mereka yang tidak memiliki kesempatan yang sama. Pada banyak kasus, pendidikan adalah masalah kesempatan bukan kecerdasan. Pada kasus lain, pendidikan menunjukkan strata kelas, politik, dan ekonomi.

Pengetahuan adalah kearifan dan pengorbanan. Jangan kutip kalimat racun saya.

Kekuatan cinta adalah kekuatan hati. Ketika air laut di Pantai Kuta membasahi telapak kaki saya setelah melalui perjalanan dan tekanan yang jauh dari tengah laut, saya terinspirasi oleh perjuangannya.

Nusa Dua, 12 Desember 2007

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s