Pengalaman-Saya

Gmail, bukan pilihan


Baru sekitar 2 tahun saya punya alamat email di gmail. Awalnya karena undangan salah seorang teman. Okelah, dicoba karena kapasitasnya besar tapi setelah itu yahoo pun menambah kapasitas surat gratisnya. Awal mencoba, saya sudah merasa nggak cocok dengan gmail. Ada seorang teman yang mengatakan fitur unggulan gmail adalah kemampuan dokumentasi obrolan sehingga kita tidak kehilangan jejak pembicaraan. Tapi itu pun kurang berkesan karena untuk masuk ke inbox saja jauh lebih lama daripada masuk ke yahoo. Bisa sampai 1 menit ditunggu dan kadang tidak muncul apapun. Kecewa.

Saat ini, saya sudah jarang membuka gmail. Saya membuat email di gmail pun karena setelah itu ada fasilitas gtalk. Lumayan banget sebagai alternatif. Tapi tiga minggu terakhir, gtalk saya bermasalah. Wah, enggak deh. Udah malas. Mending pakai skype atau YM untuk chatting. Sementara untuk email, yahoo masih jadi andalan. Saya punya dua email di yahoo. Tadinya pernah punya di rock.com tapi entah kenapa tidak bisa dibuka lagi, padahal seminggu sekali rutin dicek.

YM sebenarnya OK banget tapi sekarang sudah banyak instansi yang membuat firewall bagi YM. Pokoknya HARAM pakai YM di jam kantor, itu termasuk di Universitas Indonesia dan Kantor Pajak Pusat. Akhirnya gtalk memang membantu. Jadi, nggak ngaruh peraturan larangan itu. Lagipula ada http://www.meebo.com dan http://www66.imhaha.com/webmsg/. Beres. Masak sih mereka yang buat larangan segitu naifnya.

Lempuyangan, 18 Juli 2007

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s