Pengalaman-Saya

Jaga Jarak


Bagaimana konsep jaga jarak? Ah, ini sulit dikonseptualisasikan tapi bisa dirasakan. Sebut saja Jaja, laki-laki, menampilkan dirinya berbeda jika berhubungan dengan saya. Dia jadi “dingin”, jarang cengengesan, sulit sekali menyungging senyum, dan tidak acuh. Tapi kalau dia bersama orang lain maka sikapnya menjadi berbeda. Dia menjadi suka bercanda, seperti menunjukkan bahwa “I’m comical”, dan tersenyum. Dengan sikap berbeda seperti itu, saya merasa seperti itulah jaga jarak yang dia inginkan. Dia membuat dirinya sendiri menjadi sulit saya dekati tapi dia tidak mau mengakui hal itu. Hah, ini menarik. Denial, denial, denial….

Nggak perlu orang jenius untuk bisa menginterpretasikan sikapnya. Dia sedang memainkan suatu permainan psikis dan saya akan ikuti. Masalahnya, ada seorang perempuan, sebut saja Jade, yang kenal dengan Jaja dan menilai sikap saya yang salah. Dia menilai saya terbawa perasaan dalam berhubungan dengan Jaja. Perasaan yang bagaimana?

Perasaan saya dengan Jaja sudah terselesaikan pada tanggal 10 April lalu. Seperti yang saya tulis di homepage dengan judul “I don’t want you that much”. Jadi, rupanya Jade pikir saya masih ada rasa bergetar pada Jaja karena saya pernah mengatakan “… someone I love most”. Sebenarnya rasa yang lebih tepat adalah rasa “nggak tega” melihat Jaja begitu emosional dalam merespon pandangan saya.

Jaga jarak memang penting untuk menghindari tabrakan. Sebagai orang yang masih mengalami trauma akibat nabrak “sesuatu”, saya ngerti kalau dia sedang berusaha pegang rem cakram supaya tidak nabrak saya. Ya, benar. Kalau dia nabrak, biaya perbaikan dan masa penyembuhannya lama. Mending nabrak “yang lain” dimana “yang lain” itu lebih aman untuk ditabrak. Maksudnya lebih aman adalah Jaja nggak perlu takut ada kejadian patah kopling atau tubuh memar sampai harus dibawa ke UGD RS PKU Muhammadiyah. Ngurus asuransinya juga repot. Ya, ya, saya ngerti kok.

Ngadisuryan, 12 Juli 2007

SM

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s